October 22, 2020

Macam Macam Pencemaran Lingkungan dan Contohnya

Banjir, tanah longsor, krisis air bersih. Merupakan sejumlah persoalan yang senantiasa dihadapi manusia sehari hari. Ini terjadi diantaranya disebabkan oleh pencemaran lingkungan. Lingkungan yang telah terkontaminasi beragam kompenen biologis, non biologis maupun komponen fisik dapat memicu ketidakseimbangan dan bencana.

Sejarah pencemaran lingkungan telah terjadi selama ratusan tahun lamanya. Namun isu ini mulai berkembang pesat sejak  revolusi industri pada abad ke 19. Berikut ini artikel lengkap tentang pencemaran lingkungan.

Pengertian Pencemaran Lingkungan

Pencemaran lingkungan tak terdefinisi secara tunggal. Ada banyak definisi tentang pencemaran lingkungan. Para ahli masing masing memiliki definisinya sendiri. Menurut Santos dalam bukunya yang berjudul Managing Planet Earth: Perspectives on Population, Ecology, and the Law, pencemaran lingkungan hidup dapat diartikan sebagai kontaminasi habitat,pemanfaatan sumber daya alam (SDA) yang tak terurai. Dalam buku itu dijelaskan, setiap penggunaan SDA yang melebihi kapasitas alam bisa menyebabkan pencemaran lingkungan.

Menurut kamus Britannica, pencemaran lingkungan diartikan sebagai penambahan zat atau bentuk energi. Seperti suara, panas, radioaktivitas terhadap lingkungan ditingkat lebih cepat dibanding kemampuan alam untuk mengurai lewat penghancuran, dispersi, penyimpanan dalam bentuk tak berbahaya dan daur ulang.

Sedangkan menurut Kemp, pencemaran lingkungan merupakan kontaminasi komponen fisik dan biologis dari sistem bumi atau atmosfer sedemikian rupa dimana proses lingkungan terganggu.

Jadi, pencemaran lingkungan bisa didefinisikan sebagai masuknya berbagai kontaminan ke lingkungan berakibat kerugian terhadap manusia, spesies lain dan lingkungan itu sendiri.

Kontaminan ini bisa berupa energi bising, zat kimia, cahaya dan panas. Baik alami maupun energi dan dianggap berbahaya ketika kontaminan melebihi kapasitas alamiah.

pexels.com

Macam Macam Pencemaran Lingkungan dan Contohnya

Ada beberapa macam pencemaran lingkungan. Yang biasa dipahami ada empat macam. Keempatnya punya dampak berbeda beda. Berikut ini macam macam pencemaran lingkungan tersebut :

  1. Pertama, pencemaran air, contoh pencemaran yaitu sampah rumah tangga dan limbah pabrik di buang ke sungai atau perairan, bahan peledak yang diledakan dan digunakan nelayan menangkap ikan dilautan dan lain lain.
  2. Kedua, pencemaran suara, contohnya berupa suara mesin pabrik, suara kendaraan yang berlebihan yang mengganggu dan merusak fungsi pendengaran.
  3. Ketiga, pencemaran tanah, contohnya tumpahan minyak ke tanah, pembuangan sampah susah terurai seperti sampah plastik.
  4. Keempat, pencemaran udara, contohnya kebakaran hutan, asap kendaraan dan asap pabrik.

Penyebab Pencemaran Lingkungan

Ada berbagai sumber yang dapat memicu terjadinya pencemaran lingkungan. Lembaga Conserve Energy menyebut bahwa sumber pencemaran lingkungan yang utama yakni sektor transportasi, sektor industri, sektor perdagangan, sektor pertanian, dan sektor rumah tangga.

Penyebab utama pencemaran lingkungan, yakni sektor industri. Sektor inilah yang begitu massif mencemari lingkungan sejak  masa awal revolusi industri abad 19. Sektor industri, sejak abad itu, menggunakan bahan bakar fosil seperti batu bara untuk operasional mesin mesin pengganti tenaga manusia.

pexels.com

Ini menyebabkan tercemarnya lingkungan tanah, air dan udara.

  • Penyebab kedua pencemaran lingkungan yakni transportasi. Sektor transportasi menyebabkan meningkatnya polusi secara drastis. Penggunan berbagai mode transportasi dengan bahan bakar fosil menyebabkan meningkatnya emisi dan pencemaran udara oleh karbondioksida. Ini juga memicu terjadinya perubahan iklim dan pemanasan global.
  • Pencemaran lingkungan ketiga disebabkan oleh pemukiman atau sektor rumah tangga. Pemukiman berkontribusi juga terhadap pencemaran lingkungan. Contohnya saja, untuk membangun kawasan pemukiman, harus tebang pohon dan merusak alam.
  • Tanaman dan satwa liar terusir atau dimusnahkan. Diganti dengan bangunan perumahan. Lantaran pembangunan perumahan melibatkan kerja kerja konstruksi, ini juga ikut andil menjadi sumber pencemaran lingkungan.
  • Ketika rumah rumah sudah dihuni, penghuninya juga memproduksi sampah setiap hari, baik sampah organik maupun anorganik. Ini tentu saja ikut mencemari lingkungan. Apalagi jika pembuangan sampah tidak dilakukan dengan baik dan benar.
  • Selanjutnya, pencemaran lingkungan juga bisa dipicu oleh faktor pertanian. Kegiatan pertanian berdampak terhadap pencemaran lingkungan air dan tanah. Misalnya, pemakaian pestisida untuk menunjang produktivitas hasil pertanian. Hampir seluruh pestisida mengandung bahan bahan kimia yang berdampak negatif terhadap lingkungan, alih alih sebagai obat hama dan meningkatkan kesuburan tanah maupun produktivitas hasil panen.
  • Penggunaan pestisida tidak baik untuk lingkungan, tumbuhan, maupun satwa. Dalam jangka panjang, pertanian dengan pestisida akan merusak ekosistem.
  • Terakhir, penyebab pencaran lingkungan bisa bersumber dari sektor perdagangan barang dan jasa, termasuk kegiatan produksi. Barang barang dagangan ini menggunakan kemasan tak ramah lingkungan seperti plastik. Bisa juga memakai mode transportasi tak ramah lingkungan saat produk didistribusikan.

Upaya Penanggulangan Pencemaran Lingkungan

Upaya untuk menanggulangi pencemaran lingkungan bisa dimulai dari skala kecil dan besar. Untuk skala kecil, dapat dimulai dari diri sendiri dengan cara sederhana seperti buang sampah pada tempatnya, melakukan reboisasi, serta upaya upaya lain untuk menjaga lingkungan. Sedangkan dalam skala besar, dapat dilakukan dengan melakukan aktivitas industri jauh dari pemukiman dan tidak membuang limbah industri sembarangan. Serta ada regulasi ketat untuk menegakan aturan aturan mengenai penggunaan bahan bahan kimia yang dapat merusak dan mencemari lingkungan.

Demikian artikel tentang pencemaran lingkungan. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kita semua untuk terus menjaga lingkungan demi Hidupsimpel yang nyaman, aman dan lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *