March 4, 2021

Tujuan Publikasi Opini Audit Bagi Perusahaan

Audit merupakan salah satu proses yang wajar harus dilalui oleh sebuah perusahaan. Tanpa adanya upaya audit yang jelas maka jalannya perusahaan menjadi pincang. Sistem operasional perusahaan menjadi terhambat dengan tidak adanya upaya untuk audit. Setidaknya dengan adanya sistem audit yang jelas maka perusahaan akan memiliki standart yang pasti berhubungan dengan sistem pengendalian sistem keuangan perusahaan. Tentu saja dengan adanya upaya pengendalian dari sisi keuangan perusahaan maka membuat efisiensi perusahaan bisa saja dilakukan. Minimal dengan adanya opini audit yang jelas akan memudahkan pihak manajemen untuk mengontrol sisi keuangan perusahaan dengan sangat mendalam dan mendetail. Opini ini biasanya berupa bagaimana hasil penilaian pihak auditor kepada perusahaan untuk dilakukan upaya perbaikan.

Macam Opini Audit

Bagi perusahaan dalam skala besar maupun skala kecil memerlukan audit untuk mempertegas bagaimana sistem pelaporan keuangan yang dilakukan oleh perusahaan. Pemberian opini audit pada perusahaan memberikan makna yang dalam bagi perusahaan. Setidaknya dengan adanya opini hasil audit akan memberikan gambaran rinci mengenai posisi neraca keuangan serta bagaimana posisi pelaporan keuangan perusahaan. Kesalahan dalam proses pelaporan keuangan bisa saja terjadi baik itu dalam hal penyusunan maupun dalam hal pengelolaan. Identifikasi letak kesalahan dalam hal pelaporan keuangan maupun dari segi pengelolaan memungkinkan terjadi ketika proses pelaksanaan audit dilakukan. Pelaporan audit tersebut akan memberikan penjelasan detail mengenai letak kesalahan tersebut dan hal apa saja yang harus diperbaiki.

Pemeriksaan audit memiliki tujuan untuk melihat apakah dari segi pelaporan keuangan sudah sesuai dengan kaidah-kaidah akuntansi yang berlaku.  Proses pelaporan tersebut tentu saja akan menjelaskan letak kesalahan pelaporan yang tidak sesuai dengan kaidah akuntansi yang benar. Proses pelaporan yang sesuai dengan kaidah akuntansi yang benar tentu akan menyelamatkan perusahaan dari upaya pencurian baik dalam skala kecil maupun skala besar oleh orang-orang internal perusahaan. Penerapan dalam hal prinsip dasar akuntansi yang benar mampu menjadi jalan terbaik untuk menyelamatkan perusahaan dari upaya kebocoran dari sisi anggaran keuangan perusahaan baik itu skala besar maupun skala kecil.

Ada beberapa hasil opini setelah proses audit yang menandakan kondisi keuangan perusahaan serta bagaimana kondisi kesehatan dari keuangan dan pelaporan perusahaan. Hasil opini wajar bagi perusahaan tentu sudah sangat bagus. Terutama jika hasilnya adalah wajar tanpa pengecualian. Hasil opini tanpa pengecualian menandakan bahwa di dalam proses pelaporan keuangan dan juga proses pengelolaan keuangan perusahaan tidak ada masalah sedikitpun. Menandakan bahwa kondisi keuangan perusahaan dalam keadaan sehat. Proses pelaporan keuangan juga dilakukan dengan tertib dan sudah sesuai dengan kaidah dasar akutansi yang berlaku dan diterapkan oleh perusahaan.

Hasil Opini Terbaik

Menerima hasil opini audit dengan hasil wajar tanpa pengecualian menjadi salah satu dasar bagi perusahaan terutama bagi pihak manajeman perusahaan untuk menentukan langkah-langkah kebijakan-kebijakan penting perusahaan. Penentuan langkah kebijakan publik yang tepat membuat perusahaan dapat berkembang dengan baik. Apabila hasil opini dari audit adalah wajar dengan pengecualian maka di maknai bahwa di dalam pengelolaan keuangan perusahaan sudah dilakukan dengan wajar dan sesuai dengan akidah akuntansi. Akan tetapi masih ada hal-hal ringan yang perlu dilakukan perbaikan untuk menunjang operasional perusahaan. Biasanya kesalahan-kesalahan yang dimaksud masih bisa di kategorikan ringan. Jadi masih bisa dimaklumi dan masih bisa dilakukan perbaikan ringan pada sisi pelaporan keuangan.

Pada hasil audit wajar dengan pengecualian biasa terjadi pada beberapa perusahaan dalam hal pelaporan keuangannya. Namun untuk kesalahan yang ditemukan oleh pihak auditor masih bisa ditoleransi dan tidak menimbulkan dampak yang terlalu besar untuk resiko kondisi keuangan perusahaan. Kesalahan tersebut masih bisa dilakukan perbaikan dan tidak mempengaruhi kondisi keuangan perusahaan. Hanya saja bagi pihak manajemen hal ini menjadi bahan catatan penting untuk memberikan kebijakan yang lebih baik agar kesalahan-kesalahan kecil tersebut tidak terulangi lagi dan tidak terjadi lagi kemudian hari. Jelas bahwa kesalahan kecil tersebut harus diminimalisir kemudian hari demi mendapatkan kepercayaan publik. Terutama pihak investor.

Proses pelaksanaan audit yang dilakukan termasuk melakukan audit untuk sertifikat ISO 9001 yang memiliki peranan yang sangat penting untuk perusahaan. Sebuah perusahaan yang tidak memiliki standarisasi iso yang jelas tentu akan membuat perusahaan tidak mudah untuk mendapatkan investor untuk keperluan penambahan modal.  Bagi perusahaan baik itu perusahaan skala kecil maupun skala besar memerlukan standarisasi iso untuk mempermudah memperoleh kepercayaan bagi investor. Sebab penambahan modal sangat berharga untuk perusahaan. Tanpa adanya modal tambahan yang berasal dari investor maka perusahaan tidak akan mungkin bisa berkembang sesuai dengan yang diharapkan.

Audit yang dilakukan oleh pihak auditor tidak hanya sebatas tentang keuangan saja. Audit dilakukan secara menyeluruh termasuk mengenai pelaksanaan pengawasan mutu yang disesuaikan dengan standarisasi iso yang sudah ditentukan. Tanpa adanya penyesuaian dan pemeriksaan standarisasi untuk pengawasan kualitas sesuai iso kepercayaan investor pada perusahaan tidak akan tertanam dengan baik. Kepercayaan inilah yang akan menjadikan perusahaan mudah mendapatkan suntikan modal dan juga berkembang sesuai dengan kebutuhan yang memang sudah direncanakan oleh perusahaan dalam jangka panjang.