August 3, 2020

Mengenal Lebih Jauh Morfologi Capung

 

Capung merupakan salah datu serangga yang berasal dari kelas insekta dan bangsa odonata dengan dua subordo yakni Anisoptera (capung pada umumnya) dan Zygoptera (capung jarum). Keberadaan jenis serangga ini banyak ditemui dalam kehidupan sehari-hari karena persebaran capung tergolong merata hampir di seluruh wilayah Indonesia. Hal ini diakibatkan jumlah capung yang mampu hidup di Indonesia mencapai lebih jari 900 jenis. Adapun nama lain capung dari wilayah Sunda ialah sibar-sibar atau papatong, kasasiur dalam bahasa Banjar sedangkan kinjeng dan coblang merupakan nama capung dalam Bahasa Jawa.

Capung tidak dianggap sebagai hama atau hewan penganggu, justru kerap dimanfaatkan sebagai bahan makanan atau bahkan obat tertentu. Oleh sebab itu, penting untuk Anda ketahui mengenai morfologi capung agar suatu saat ketika Anda membutuhkannya bisa mengetahui bagaimana ciri-ciri fisiknya. Berikut beberapa diantaranya:

  1. Bagian kepala (caput)

Capung memiliki ukuran kepala yang jauh lebih besar dibandingkan tubuhnya, bentuknya agak membulat ke arah samping sedangkan bagian belakangnya agak melengkung. Bagian yang paling mencolok dalam kepala capung ialah kedua bola mata yang besar sedangkan antara kedua bola matanya terdapat antena kecil halus. Mata capung terdiri daro gabungan mata kecil dan 30.000 jenis lensa, sehingga kemampuan penglihatannya sangatlah tajam karena mampu melihat ke jarak pandang yang jauh danĀ  arah belakang.

  1. Bagian Dada (toraks)

Pada bagian dadanya, capung memiliki tiga ruas yakni protoraks, mesotoraks dan metatoraks. Dari ketiga bagian tersebut mendukung satu pasang kaki yang termasuk dalam jenis kaki raptorial. Jenis kaki tersebut berfungsi untuk menangkap mangsa sekaligus berdiri. Selanjutnya bentuk sayap capung ialah lonjong transparan dengan berbagai macam warna, sehingga capung kerap disebut sebagai hewan kaya warna ialah berdasarkan warna sayapnya ini. Dari setiap sayap terpisah dan dibatasi oleh vanesi, hal ini juga bisa dijafikan indikator pembeda jenis capung yang satu dengan yang lainnya.

  1. Bagian Perut (abdomen)

Bagian perut capung terdiri dari beberapa ruas, ada yang ramping, memanjang bahkan melebar. Beberapa capung memiliki bentuk yang berbeda tergantung dengan jenisnya masing-masing yang bisa juga dijadikan penentu arah dan variasi geraknya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *